Wednesday, March 17, 2010

hurt and wound


thanks to sis wan nurhana 4 this beautiful pic :)




Mereka ini baru kenal hidup, masih belum kenal ertinya. Apa yang ada didalamnya. Pahit getir dan manis madu kehidupan.






Mereka baru mengenal awan itu biru dan rumput itu hijau sedangkan kita, awak, kamu, dan kalian semua sudah tahu mehnah kehidupan itu bagaimana. Ranjau durinya dan warna- warnanya.






Hidup ini indah jika kita ibarat si pelukis yang melakarkan warna- warna pada kanvas putih. Semestinya inginkan warna pelangi, indah dan ceria berwarna warni. Sudah semestinya tidak mahu yang hitam yang kelabu, mendung dan hujan. Mahukan yang indah- indah belaka. Itu sudah tentu bukan? Siapa yang tidak mahu kesempurnaan dalam kehidupan? Aku mahu, sudah tentu kamu juga mahu bukan? Namun tidak, kita bukan seperti si pelukis yang mencorakkan warnanya. Kita ialah kanvas putih yang menerima hitam dan putih warna kehidupan. Menunggu diberikan warna oleh Tuhan. Cuma bezanya kita mampu dan bisa berusaha untuk mendapatkannya, kanvas itu hanya menunggu dilakar warnanya. Tidak mampu dan berdaya untuk mengubah. Hanya menerima. Bersyukurlah kita manusia.






Jika sudah berusaha namun masih belum memperoleh apa yang kita mahukan, redhalah. Jika belum cukup usaha, usah bersedih dan usah salahkan Tuhan. Salahkan diri sendiri yang tidak tahu menilai erti kehidupan.







Dalam kehidupan jika kita tidak diuji kita tidak akan merasa manis kasih sayang Tuhan, tidak merasa bahawa bersabarlah, yakinlah ALLAH itu ada bersama orang yang sabar itu benar. Juga tidak berpeluang melihat dunia dengan pandangan lebih luas. Kalau kita tidak diuji kita tidak merasa nikmat sabar dan gembira menerima pertolongan Allah. Merasa kasih sayang Allah yang selama ini tidak kita sedari.





Rakan- rakan teman taulan ujian Allah ini bukan saja dalam bentuk susah, senang itu juga ujian. Jika ujian itu diberi dalam bentuk susah memang kita akan ingat Allah, meratap tangis di sejadah, menghiba di ribaan Tuhan, itu sudah pasti. Namun jika kita diberi senang sejauh manakah pula kita mengingati Allah. Dan ingatlah semuanya ujian dan rezeki Allah. Jatuh cinta juga ujian Allah. :)






‘’Yakinlah bilamana Allah tarik satu nikmat, akan hadir selepasnya nikmat yang lebih besar..’’





Keep your faith to Allah because life is a climb. There always gonna be another mountain, dan sudah tentu kita harus mendaki untuk mencapai ke puncak. Untuk ke puncak lebih tinggi kita harus turun ke bawah sebentar. Begitulah kehidupan sehingga yang namanya nyawa berpisah dengan jasad dan bertemu Tuhannya. Pencipta kita.






Give me endless summer
Lord I fear the cold
Feel I'm getting hurt
Before my time,at the top of the mountain

As my soul heals the shame
I will grow through this pain
Lord I'm doing all I can
To be a better slave

Go easy on my conscience
Cause it's not my fault
I know I've been taught
To take the blame

Rest assured my angels
Will catch my tears
Walk me out of here
I'm in pain, still






SoSaying: hanyalah pesanan untuk diri semata- mata, semoga mendapat manfaatnya,luka sembuhlah




6 mereka kata:

-hazen said...

suka part ini,

"yakinlah bilamana Allah tarik satu nikmat, akan hadir selepasnya nikmat yang lebih besar"

nice one. nasihat untuk saya juga,

little lady~ said...

ya InsyaAllah,moga kita akan dpt nikmat lebih besar di kemudian hari...:)

enyheartsdiamond said...

agree wit hazen :)

little lady~ said...

me too :)

sugar2 kapas strawberry said...

pic itu santek ;)

little lady~ said...

owh...terima kasih :)


anda juge cantek :)